Graduation’s day

Posted: July 28, 2011 in Piul's Style

akhirnya setelah hampir 2 tahun menjalani, selesai juga kuliah S2 gw. Ga sedikit hal yang gw harus korbankan demi selesainya pendidikan ini, mulai dari biaya (nabung tiap bulan), tenaga (karena mulai semester 3 harus pulang pergi surabaya-jember tiap minggu), waktu (waktu yang seharusnya bisa gw pake untuk istirahat atau pergi ke bali ketemu pacar pun harus direlakan). Semuanya terbayar lunas pada tanggal 23 Juli yang lalu, saat nama gw dipanggil, maju kedepan, salaman dengan rektor, dikasih ijazah sama dekan. Dan itu pula hari terakhir gw ada di Jember, mungkin gw akan kembali ke kota itu saat ada pekerjaan aja. Semuanya hal yang harus dikorbankan tersebut seperti terbayar lunas, apalagi hasil yang gw peroleh pun ga buruk-buruk amat, karena gw bisa lulus dengan predikat cum-laude (akhirnya gw bisa merasakan predikat itu, setelah hal itu mustahil gw dapatkan saat S1).

Hmmm..rasanya sebagian beban yang ada dipundak ini langsung hilang. Walau gw tau sebenernya beban dipundak gw masih setumpuk tapi setidaknya berkurang secara perlahan. Saat wisuda gw kemaren, gw memang memutuskan hanya berdua aja dengan bele, gw hanya ingin merasakan wisuda yang bahagia, ga takut dan bisa foto berdua dengan dia saat masih menggunakan toga, karena hal ini tidak bisa terjadi saat wisuda S1 yang lalu. Dan gw tau jika gw mengundang yang lain, hal tersebut sangat sulit terjadi, foto dengan muka kecut kembali, karena itu gw ga mau mengulangi kesalahan yang sama. Ada masanya gw ingin merasakan hasil perjuangan gw dengan orang yang paling support gw. Apalagi sisa waktu setelah wisuda sangat sedikit karena gw harus segera bereskan semua barang untuk segera dikirim ke surabaya…

me with my bele

Sebuah awal dan akhir yang indah untuk menutup petualangan gw dikota Jember, dan bele pun selalu ada di moment tersebut, disaat pertama kali datang ke kota ini dia ada disamping gw, begitu pula saat gw harus meninggalkan kota ini, diapun ada disisi gw (semoga untuk selamanya seperti mimpi kami). Banyak pelajaran yang bisa gw peroleh dikota ini dan sangat memberikan pengalaman bagi diri gw, terutama untuk mengenali berbagai karakter orang yang ada disekitar. Adanya yang manis, baik, ramah hingga yang bermuka dua (didepan baik dibelakang ngomongin), yang menjebak gw, yang memfitnah gw, yang iri, yang ga mau kalah dan lain sebagainya. Semuanya benar-benar menjadi pelajaran berharga buat kedewasaan gw, semoga gw bisa lebih bijak menghadapi semua masalah.

Sekarang saatnya mengukir sesuatu dikota gw selanjutnya yaitu Surabaya…gw tau itu bukan sebuah hal yang mudah, diawal pun sudah terlalu banyak masalah dan rintangan hingga kita…dan gw mengerti bahwa mungkin tahun ini bukan tahun yang baik buat gw…gw ga akan mencaci atau merugikan diri gw sendiri ditahun ini, gw akan berusaha melewatinya hingga akhir tahun dengan tidak berharap apapun dalam segala hal mulai dari hidup, karier hingga cinta. Smuanya akan gw biarkan hingga akhir tahun…sambil gw merancang resolusi terbaik kembali untuk hidup dan masa depan gw juga bersama dia. Semoga merencanakan sesuatu bukanlah sesuatu yang salah…Keep Fighting…

D’Cost Delivery Service

Posted: July 25, 2011 in Piul's Style

Sekitar 1 bulan yang lalu, gw liat iklan di Jawa Pos tentang D’Cost Delivery Service, secara ini salah satu tempat makan favorit gw, makanya gw langsung tergerak untuk coba order lewat no telp yang tercantum di koran yaitu 292 77 777 plus cek juga di websitenya http://www.dcostseafood.com/delivery/ selain juga karena lokasi kantor gw dekat dengan Royal Plaza yang notabene disana juga terdapat D’Cost.

Harga yang ditawarkan pun cukup menarik mulai dari 13ribu hingga 25ribuan, karena persepsi tentang D’Cost telah cukup tinggi di benak saya maka ekspektasi pun jd tinggi,namun sayang sekali smua harapan langsung hilanh begitu melihat paket yg dipilih datang.
Isinya hanya sebuah paket dengan nasi berlebih, 2 buah udang tepung,sayur jagung agak asem,satu aqua dan satu potong semangka tipis…oh cmon dcost..get real…

Penghuni terakhir,hmmm…apa yaa ini??

Sejujurnya gw selalu ngikutin reality show ini walau  bukan dengan selalu menontonny setiap harinya, tapi setidaknya tiap season gw ikutin beberapa episode. Mungkin 2 season diawal masih bisa dibilang acara ini lumayan seru, sebuah hal baru yang lebih baik ditonton daripada menonton sinetron stripping yang seakan ga akan ada habisnya. Namun di tahun 2011 ini entah mengapa hampir setiap hari jika memungkinkan gw selalu menontonnya, apa karena penghuni kali ini lebih seru atau memang sudah tidak ada lagi acara yang seru untuk disaksikan lagi. Beberapa sosok awalnya sangat menghibur seperti Gezod, Hendra, Putri, Ayu, Shandy dan Ican. Bisa dibilang beberapa sosok penghuni ini cukup menghibur, namun lama kelamaan setiap cerita yang disampaikan seperti dilebih-lebihkan atau seperti ada sebuah skenario yang harus diikuti, karena beberapa cerita jika memang benar ini reality show sungguh tidak masuk diakal seperti saat penghuni Iid dengan polosnya mau disuruh untuk tidur didalam sebuah koper atau saat penghuni Putri dengan polos atau bahkan dengan bodohnya tiba-tiba ada diatas lemari. Hal ini yang pada akhirnya semakin meyakinkan gw bahwa memang benar adanya jika acara ini penuh dengan skenario.

Tiba-tiba secara mengejutkan Trans TV membeli acara Big Brother yang katanya merupakan acara yang sebenarnya dijiplak oleh Penghuni Terakhir. Sehingga tak salah jika dalam setiap episodenya host acara selalu menyebutkan bahwa acara ini tidak ada script atau rekayasa lainnya.

Awalnya saat pertama kali menonton acara ini, gw sedikit bingung dengan konsep acara ini bahkan cerita atau konflik yang timbul pun tidak seseru yang ada di Penghuni Terakhir, namun hal inilah yang pada akhirnya meyakinkan gw bahwa memang acara ini tanpa rekayasa atau tanpa adanya script bagi para housemade. Konflik yang timbul hampir bisa dibilang selalu datar, kecuali beberpa konflik yang dibuat oleh housemade Lutfie, awalnya gw mengira karena dia sosok yang kemayu hingga akhirnya membuat dia seperti itu hingga akhirnya timbul cerita tentang kebohongan identitas Luthfie hingga beberapa kasus penipuan yang dilakukannya hingga membuatnya harus didiskualifikasi dari rumah Big Brother. Persepsiku tentang acara ini yang tanpa rekayasa sesungguhnya sedikit terganggu dengan kejadian tersebut, beberapa pertanyaan akhirnya timbul, apakah Luthfie merupakan tokoh rekayasa yang dimasukan dalam Big brother untuk menorehkan cerita didalamnya ? atau memang benar adanya semua kejadian tersebut. Namun jika memang benar sosok Luthfie seperti itu, sungguh bodoh sekali hal yang dilakukannya dengan ikut acara tersebut, diawal seharusnya dia sadar bahwa dirinya akan menjadi sorotan apalagi jam tayang Big Brother ada di waktu prime time yang memungkinkan semua orang untuk melihatnya, seharusnya dia sadar bahwa orang-orang yang telah dia tipu akan dengan sangat mudahnya untuk menemukan dirinya dan datang untuk menuntut semua kejahatan yang telah dilakukan Lutfie.hmmm…sepertinya cerita ini membuat gw penasaran terhadap acara ini namun tetap pada akhirnya meragukan tentang tanpa rekayasanya acara ini.

Terlepas dari kisah Luthfie di acara Big Brother Indonesia, akhirnya beberapa waktu lalu gw memutuskan mencari tahu tentang acara tersebut di beberapa negara lain. Setelah melewati beberapa screening di beberapa negara akhirnya fokus gw ada di Big Brother USA dan UK. Setelah dibandingkan sepertinya acara Big Brother Indonesia lebih mirip dengan Big Brother UK dibandingkan Big Brother USA, beberapa konsep hampir serupa walau tak sama. Namun menurut pribadi gw  kisah yang ditampilkan di Big Brother USA lebih seru dan membuat penasaran. Apalagi saat menyaksikan aksi Will Kirby di Big Brother 7 All Stars, sungguh mengagumkan dan membuat gw tertawa terpingkal-pingkal, sungguh dia sosok Dokter Evil yang sebenarnya.

Hmm..terlepas dari seluruh kisah ini, ada satu hal positif yang bisa gw ambil yaitu gw bisa mengasah listening gw, karena video yang gw download tidak ada subtitlesnya karena acara ini tanpa script….practice makes perfect…

Detective wanna be

Posted: December 9, 2010 in Piul's Style

Ceritanya gw punya cita-cita jadi detective layaknya conan edogawa tapi berhubungan nyali gw ciut jadi bisanya coba-coba sambil iseng-iseng menganalisis sebuah kasus,walo akhirnya kesimpulan yanga gw dapet ngambang-ngambang juga sih,hehehee…

Hari rabu semalem, gw nonton mata najwa yang temanya “mereka dibungkam”, isinya tentang kasus-kasus pehilangan orang terutama jaman orde baru hingga kasus munir, berhubung 2minggu yang lalu gw baru beli buku tentang munir jadi bisa rada-rada nyambung waktu nonton acara itu..

Buku tentang kasus pembunuhan munir Rp.28.000,-

nah..disini gw kayanya ga perlu jelasin lagi tentang isi buku ini soalnya emang bukan season bedah buku juga,lagian kagak ada bayarannya hehehee..gw cuma mau sedikit menganalisa dengan pemikiran gw yang tidak bisa terbukti kebenarannya tentu saja,hahahaaa…

Munir,dulu waktu gw masih SMP orang ini lumayan sering nongol di TV, sebenernya biasa aja sih cuman karena bokap gw selalu mindahin channel TV tiap Munir nongol, membuat gw sedikit notice dengan tokoh ini…setelah gw selidiki ada apa dengan bokap gw sampe harus mindahin channel tiap ada Munir nongol di TV, maka gw bisa membuat sebuah analisis…Bokap gw mindahin channel TV karena emang ga suka dengan NAMA Munir, awalnya gw berpikir apakah bokap gw tersangkut masalah pelanggaran hak asasi manusia hingga harus ga suka ma Munir, apakah hanya karena gw dijeburin ke dalam bak mandi karena ga mau mandi termasuk sebuah pelanggaran HAM berat, setelah diselidiki dari berbagai sumber yang akurat ternyata bokap gw ga suka ma Munir karena itu nama mantannya nyokap gw sebelum married ma bokap,hahahhaaaaa…. *konyol mode on* ternyata bokap gw hanya cemburu berlebihan,hahahahaaa…..

Memang ternyata gw belum bisa seperti Conan Edogawa ato Chriss O’Donnel di NCIS LA hahahaa….*yaiyalaaaaa*

detektif conan 58

Setidaknya ilmu analisis detektif gw perlu diasah lagi dengan rajin membaca detektif conan, yang semakin lama semakin lama nongolnya, hampir 3bulan sekali tapi kadang juga lebih,sehingga waktu nongolnya ga diprediksi…mungkin karena penulisnya uda tua dan belum ada generasi penerus…makanya musuh si conan selalu kelompok berjubah hitam,ga ganti-ganti dari jaman gw SMP,hahahaa… *udah ah makin lama makin ga nyambung* :) :)

2 minggu yang lalu gw beli Sony Ericsson Xperia X10 Mini Pro diharga 2,7jutaan, walo sebenernya yang gw incar adalah Xperia X8 yang harganya cuma 2jutaan tapi setelah berkeliling hampir diseluruh Surabaya gw hanya menemukan fakta bahwa X8 Sold Out dimana-mana, karena barangnya langka akhirnya gw mengalihkan perhatian ke X10 mini pro.

Xperia X10 Mini Pro

Bentuknya mungil banget, terlalu imut sepertinya kalo dipegang cowok, selain karena bentuknya yang terlalu imut juga karena pasti tidak sesuai dengan struktur tangan cowok yang cenderung besar, karena touch screen maupun keypadnya kecil-kecil. X10 mini pro ini juga berbentuk slide dengan keypad kesamping

touch screen dan keypad

X10 mini pro seukuran telapak tangan

X10 mini pro ini, menggunakan OS Android. Gw emang sedikit awan dengan operating system yang satu ini karena baru. Awalnya gw agak sedikit kesulitan karena gprs tidak mau aktif sehingga hanya bisa digunakan ketika ada wifi saja. Namun setelah gw otak-atik dan setting ulang dengan akses www.sonyericsson.com/support pilih phone : Xperia X10 Mini Pro

Jika pernah menggunakan Iphone pasti juga merasakan keasyikannya menggunakan android di X10 mini pro ini, ada market android dimana kita bisa download berbagai aplikasi dengan gratis, pilihan gamenya pun sangat banyak hanya saja tidak ada aplikasi chat android layaknya Blackberry messenger. Saran : sebaiknya akses menggunakan sinyal wifi agar pulsa tidak termakan banyak, jika ingin menggunakan gprs pilihlah operator dgn tarif gprs termurah. Karena sekali pegang pasti keasyikan menggunakannya… :) :)

Markplus Dinner Seminar

Posted: November 25, 2010 in Piul's Style

Hehehee..finally the invitation is come again…yupz, this is a Dinner Seminar from Markplus. One of my favorite marketing club that i’ve ever known. This club organized by Hermawan Kertajaya and other great marketeers in Indonesia. I’m so proud, because since I’ve move to Surabaya, every month I usually get this invitation and my name is write down on the card, whereas when I still in Jember, it’s just like dream for me…

 

Markplus Dinner Seminar invitation card

 

This seminar, held at Sheraton Hotel Surabaya last tuesday. Location of the hotel is right beside Tunjungan Plaza Mall, so I have to go through the mall before heading to the hotel.

 

my view when passing through the mall

People at The Mall

Dont forget to buy Sour Sally

 

When arrived at the hotel, I just know that the speaker this time is Faisal Basri. One of the famous economists in Indonesia. I hope will be a lot of information about Indonesia’s economy in 2011 that can be explored further.

 

He is Faisal Basri

Free Meals at Sheraton Hotel :)

But one of the most important thing of these is because I can eat for free in 5 star hotel. This makes me very happy :) :) :)

 

 

Harry Potter’s Hunting

Posted: November 23, 2010 in Piul's Style

Finally, Harry Potter and The Deathly Hollows Part 1 is premiere. I could never miss this one  and I always know that this movie never deserted from the audience, is always full. So amazing…

Last night, I was with my friends and finally can go to watch this movie. But we can’t choose chairs that match with our desire, because as has been predicted that the seat was full. Then we got a seat in the front, row number 2 and it is the last movie on that day. But it doesn’t matter, the important thing we can watch this movie together…

Cinema ticket for Harry Potter and The Deathly Hollows

Before the show, I went to Natasha Skin Care to buy facial cleansing soap. But, already almost 2 months, I’ve not use this product again, but since a few days ago when I bought cosmetics equipment, so I eventually had to buy this cleaning stuff.

Natasha cleansing soap

And here are a few cosmetic equpments that  I bought a few day ago, but until now I haven’t had time to use them even release the packaging , because i’m still confused how to use it, hahahaaa ….so stupid….

cosmetic devices, not even release the packaging :)

These are some cosmetics that I bought a few day ago, such as Two way compact powder (I don’t know what means of two way??hehee..), Olay (maybe it is a moisturizer), Foundation photo ready (maybe it is foundation when we are ready to take a photo), Mascara (I don’t even know how to use it), Eye liner (even this, it is my first time to hear any of this stuff),oh my God..what am I doing???

This week is a very tiring week, because I have to be in 7 cities in a week. Attending the wedding of my best friends, meet the beloved boyfriend and invitation of the workshop from my offices and of course lectures.

#Let start with Bandung

 

me with my crazy best friend Adel

I went to the Jack’s House Bandung with both my best friend Adel and Angel. But Angel also invite her classmates from MBA ITB. Enjoy the acoustic music and some drinks.

My best friends >> Adel & Angel

Hahaha…yups..they’re my best friends since at college and they can never be separated from Lychees Martini.

This is me with the bride

I woke up early because I have to prepare myself for my best friend’s wedding. Yes her name is Devy, she’s my best friend from high school. She’s married to police officer, his name is Bayu. After the wedding, I left early because I have flight at 20.40 WIB from Jakarta to Denpasar.

# Then Denpasar, I’m in love….

Me with my beloved boy friend

After one month, finally we met..ooohh I’m so in love with this guy and he’s my everything…eat some Sour Sally and led him to examine his eyes to Melawai Optic and the result is……

the result of my boyfriend's eyes examination

The result are right eye (cylindrical 0.75, minus 1.5) and left (cylindrical 1.75, minus 1.25) and this is a bad result. I choose Giordano Frame for his eyes, I hope it will help him to get a good eyesight.

This is a Giordano Frame

This frame is so perfect for him. My boy friend look more handsome,hehehee..

Me with my little Ega

I never miss to spend my time in Bali with my little Ega. I bought some clothes for him. My little Ega is so cute,love him so much. Ega means Erviana & Agung,hehehe…I hope his parents not angry because I always hold their son.heheee…