akhirnya setelah hampir 2 tahun menjalani, selesai juga kuliah S2 gw. Ga sedikit hal yang gw harus korbankan demi selesainya pendidikan ini, mulai dari biaya (nabung tiap bulan), tenaga (karena mulai semester 3 harus pulang pergi surabaya-jember tiap minggu), waktu (waktu yang seharusnya bisa gw pake untuk istirahat atau pergi ke bali ketemu pacar pun harus direlakan). Semuanya terbayar lunas pada tanggal 23 Juli yang lalu, saat nama gw dipanggil, maju kedepan, salaman dengan rektor, dikasih ijazah sama dekan. Dan itu pula hari terakhir gw ada di Jember, mungkin gw akan kembali ke kota itu saat ada pekerjaan aja. Semuanya hal yang harus dikorbankan tersebut seperti terbayar lunas, apalagi hasil yang gw peroleh pun ga buruk-buruk amat, karena gw bisa lulus dengan predikat cum-laude (akhirnya gw bisa merasakan predikat itu, setelah hal itu mustahil gw dapatkan saat S1).
Hmmm..rasanya sebagian beban yang ada dipundak ini langsung hilang. Walau gw tau sebenernya beban dipundak gw masih setumpuk tapi setidaknya berkurang secara perlahan. Saat wisuda gw kemaren, gw memang memutuskan hanya berdua aja dengan bele, gw hanya ingin merasakan wisuda yang bahagia, ga takut dan bisa foto berdua dengan dia saat masih menggunakan toga, karena hal ini tidak bisa terjadi saat wisuda S1 yang lalu. Dan gw tau jika gw mengundang yang lain, hal tersebut sangat sulit terjadi, foto dengan muka kecut kembali, karena itu gw ga mau mengulangi kesalahan yang sama. Ada masanya gw ingin merasakan hasil perjuangan gw dengan orang yang paling support gw. Apalagi sisa waktu setelah wisuda sangat sedikit karena gw harus segera bereskan semua barang untuk segera dikirim ke surabaya…
Sebuah awal dan akhir yang indah untuk menutup petualangan gw dikota Jember, dan bele pun selalu ada di moment tersebut, disaat pertama kali datang ke kota ini dia ada disamping gw, begitu pula saat gw harus meninggalkan kota ini, diapun ada disisi gw (semoga untuk selamanya seperti mimpi kami). Banyak pelajaran yang bisa gw peroleh dikota ini dan sangat memberikan pengalaman bagi diri gw, terutama untuk mengenali berbagai karakter orang yang ada disekitar. Adanya yang manis, baik, ramah hingga yang bermuka dua (didepan baik dibelakang ngomongin), yang menjebak gw, yang memfitnah gw, yang iri, yang ga mau kalah dan lain sebagainya. Semuanya benar-benar menjadi pelajaran berharga buat kedewasaan gw, semoga gw bisa lebih bijak menghadapi semua masalah.
Sekarang saatnya mengukir sesuatu dikota gw selanjutnya yaitu Surabaya…gw tau itu bukan sebuah hal yang mudah, diawal pun sudah terlalu banyak masalah dan rintangan hingga kita…dan gw mengerti bahwa mungkin tahun ini bukan tahun yang baik buat gw…gw ga akan mencaci atau merugikan diri gw sendiri ditahun ini, gw akan berusaha melewatinya hingga akhir tahun dengan tidak berharap apapun dalam segala hal mulai dari hidup, karier hingga cinta. Smuanya akan gw biarkan hingga akhir tahun…sambil gw merancang resolusi terbaik kembali untuk hidup dan masa depan gw juga bersama dia. Semoga merencanakan sesuatu bukanlah sesuatu yang salah…Keep Fighting…

























